Al-Baqarah Ayat 105: Terjemah dan Tafsirnya

TAFSIR Al-Baqarah Ayat 105

Mengkaji kitab suci memberikan arah hidup yang terang bagi setiap orang beriman. Umat Islam perlu memahami pesan mendalam di dalam Al-Baqarah Ayat 105. Ayat mulia ini membongkar sifat kedengkian sekaligus menegaskan keagungan rahmat Allah SWT. Mari kita pelajari makna utamanya untuk memperkuat keimanan sehari-hari.
Baca juga artikel Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 104

Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 105

مَّا يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَلَا الْمُشْرِكِينَ أَن يُنَزَّلَ عَلَيْكُم مِّنْ خَيْرٍ مِّن رَّبِّكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَخْتَصُّ بِرَحْمَتِهِ مَن يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

Ma yawaddulladzina kafaru min ahlil-kitabi wa lal-musyrikina an yunazzala ‘alaikum min khairim mir rabbikum, wallahu yakhtassu birahmatihi may yasya’, wallahu dzul-fadlil-‘adzim.
“Orang-orang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tidak menginginkan sesuatu kebaikan diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Allah menentukan rahmat-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. Allah memiliki karunia yang sangat besar.” (QS. Al-Baqarah: 105)

Makna Kata

  1. { مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَلَا الْمُشْرِكِينَ } (Min ahlil kitaabi wa laal musyrikiin): Kalimat ini merujuk kepada orang-orang Yahudi, Nasrani, serta para penyembah berhala.
  2. { مِّنْ خَيْرٍ مِّن رَّبِّكُمْ } (Min khairin min rabbikum): Frasa ini memuat wahyu Allah berupa syariat dan petunjuk kebahagiaan hidup.
  3. { الْفَضْلِ } (Al-Fadhl): Kata ini bermakna kebaikan serta kenikmatan melimpah yang Allah berikan kepada hamba-Nya.

Tafsir

Tafsir Al-Baqarah ayat 105, Allah menegaskan kebencian dan iri hati orang-orang kafir terhadap kaum mukmin. Mereka tidak menyukai penurunan wahyu dan syariat mulia kepada Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, Allah memperingatkan umat Islam agar tidak menyerupai atau bergantung pada mereka.

“Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran.” (QS. An-Nisa’: 109)

Sebaliknya, Allah meminta kaum muslimin memfokuskan diri pada nikmat syariat. Allah membagikan rahmat serta kenabian sesuai kehendak-Nya yang mutlak. Karunia agung ini menjadi pedoman utama menuju kesempurnaan hidup manusia.

“Dia menurunkan para malaikat dengan (membawa) wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, yaitu: “Peringatkanlah olehmu sekalian, bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku”. (QS. An-Nahl: 2)

Hikmah Surah Al-Baqarah Ayat 105

Berikut adalah 5 poin hikmah kehidupan yang dapat dipetik dari tafsir QS. Al-Baqarah ayat 105:

  1. Menjaga Kemurnian Aqidah: Bentengi diri Anda dari pengaruh buruk dengan rutin mempelajari ilmu agama setiap hari.
  2. Bersyukur atas Nikmat Islam: Ucapkan rasa syukur setiap pagi atas hidayah iman serta kesehatan dari Allah.
  3. Fokus pada Pengembangan Diri: Abaikan kedengkian orang lain dengan terus meningkatkan kualitas ibadah serta karya nyata.
  4. Menjauhi Sikap Iri Hati: Latihlah hati Anda untuk mendoakan kebaikan saat melihat kebahagiaan orang lain.
  5. Mengejar Karunia Allah: Mulailah setiap aktivitas harian Anda dengan niat ibadah untuk meraih rida-Nya.

Penutup

Surah Al-Baqarah ayat 105 mengajarkan kita untuk selalu mewaspadai tipu daya serta menjaga teguh hidayah Allah. Mari kita amalkan seluruh petunjuk Al-Qur’an ini dalam setiap langkah kehidupan kita sehari-hari!

Share it:

Tags

El Nino

Pengajar pesantren tinggal di Kediri. Dilahirkan di dunia pada 17 Desember 1991. Riwayat pendidikan sudah 17 tahun hidup di pesantren menjadi santri dan pengurus. Tujuan mendirikan web mengajiislam.com untuk menjadi sarana berbagi ilmu yang telah saya pelajari di pondok dan menambah seduluran.

Related Post

Tinggalkan komentar