Home Artikel Tantangan Dakwah Di Era Modern

Tantangan Dakwah Di Era Modern

1
tantangan dakwah di era modern

Sebagai sorang ulama, ustadz atau da’i yang menyeru umat untuk menuju jalan Allah harus memiliki setrategi dakwah yang jitu apa lagi banyak tantangan dakwah di era modern ini. Perkembangan zaman dan teknologi begitu pesat saat ini dan banyak memberi dampak pada kehidupan dan agama masyarakat.

Era Teknologi 4.0 banyak sekali merubah pola hidup masyarakat. Bekerja yang dulu harus di kantor sekarang kamu bisa melakukannya di rumah. Sekarang tak perlu repot lagi pergi ke warung makan atau toko untuk membeli sesuatu yang kita butuhkan, cukup dengan smartphone kamu sudah bisa order kebutuhan secara online.

Kita tidak bisa menghentikan atau meninggalkan perkembangan zaman ini. Yang harus kita lakukan adalah memanfaatkannya supaya masyarakat tetap bisa menerima dakwah dari kita.

Tantangan – Tantangan Dakwah Di Era Modern

Untuk para da’i kamu harus tahu bahwa ada dua tantangan dakwah di era modern ini dan harus bisa kamu lewati. Tantangan yang pertama adalah keilmuan dan yang ke dua adalah praksis dakwah, berikut ini penjelasannya:

Tantangan Keilmuan Dakwah

Ilmu Dakwah terlihat terjebak dalam stagnasi pengembangan. Dalam istilah tulisan-tulisan ilmu yang menonjol, tak banyak yang terdapat karya akademis yang menyoroti ilmu ini. Banyak buku dan jurnal yang dapat menjadi alat bagi pengembangan ilmu, namun terlihat kurangnya kajian yang menyentuh hal tersebut.

Banyak pengkaji yang berubah arah dan lebih memilih mengembangkan ilmu lain seperti Komunikasi, Community Development, atau bahkan Kajian Konseling. Akibatnya, orang lebih memperhatikan cabang-cabangnya daripada pohon atau akar ilmunya.

Melalui diskusi dan kajian yang dalam tentang hal ini, pengembangan ilmu Dakwah akan semakin berkembang. Ingatlah bahwa hanya dengan diskusi yang panas dan kajian yang mendalam, pengembangan Ilmu Dakwah dapat terwujud.

Baca juga artikel : Ciri ulama pewaris Nabi

Tantangan Praksis Dakwah (Pendekatan Pemberdayaan Ekonomi Umat)

Dalam dakwah Islam, tujuan utama adalah untuk membantu umat memahami dan menerapkan prinsip-prinsip agama dalam kehidupan sehari-hari. Dakwah bil lisan menjadi salah satu cara yang efektif untuk mencapai tujuan tersebut.

Banyak tokoh dakwah menggunakan berbagai jenis aktivitas untuk menyampaikan pesan dakwah, mulai dari dakwah langsung hingga sisipan dakwah dalam acara-acara khusus.

Indonesia adalah negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, namun, kenyataan membuktikan bahwa masih banyak masyarakat yang hidup dalam kemiskinan dan terpinggirkan. Maka, gerakan memajukan ekonomi umat Islam adalah hal yang tepat.

Dakwah Islam kini sudah memakai pendekatan modern dan informasi mutakhir, menyasar melalui media massa, seperti televisi, radio, dan surat kabar. Namun, dakwah dengan fokus pada peningkatan ekonomi masih belum maksimal. Ada beberapa yayasan yang bergerak di bidang ekonomi, tetapi masih belum merata.

Pemberdayaan ekonomi umat memang menjadi tantangan dakwah di era modern yang harus diselesaikan. Seperti membuka lowongan kerja dengan mengadakan pelatihan UMKM atau industri kreatif rumahan yang nantinya disisipkan dakwah di dalamnya.

Hal ini bertujuan ntuk mencapai masyarakat Islam yang berkecukupan, dakwah harus mengedepankan pemberdayaan ekonomi umat. Kesejahteraan ekonomi adalah indikator kebahagiaan, dengan ketercukupan ekonomi, kebahagiaan dapat lebih cepat tercapai.

itulah tantangan dakwah di era modern yang benar-benar harus diperhatikan oleh para da’i. Jadi dalam menyampaikan kebenaran Islam kepada orang lain kita harus punya metode-metode dan setrategi dakwah yang cocok bagi masyarakat. Tidak hanya bermodal semangat saja, bila salah eksekusinya bisa fatal akibatnya.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version