Musuh Allah Yang Disebut Dalam Al-Qur’an

Kali ini admin ingin membahas term dalam Al-Qur’an عَدُوّ اللّٰهِ ‘aduwwullahi (musuh Allah) karena sebagai orang yang beriman wajib tahu apa maksud ‘aduwwullahi itu dan siapa saja yang termasuk ‘aduwwullahi.

Sebutan musuh Allah dalam Al-Qur’an bisa anda temukan pada surat Al-Baqarah: 98 عَدُوًّا لِّلّٰهِ ‘aduwwan lillahi dan surat Al-Anfal: 60 عَدُوَّ اللّٰهِ ‘aduwwallahi. walaupun redaksinya berbeda tapi artinya tetap sama yaitu musuh Allah.

Pengertian عَدُوّ الله ‘Aduwwullahi (Musuh Allah)

Dari segi etimologi عَدُوّ ‘aduwwun adalah bentuk masdar dari kata ‘ada-ya’du yang berarti memusuhi. Sedangkan dari segi terminologi kata ‘aduwwun dalam kamus Lisanul Arab merujuk pada setan entah dari bangsa jin atau manusia.

Pendapat itu dikuatkan dangan ayat:

وَكَذٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيٰطِيْنَ الْاِنْسِ وَالْجِنِّ يُوْحِيْ بَعْضُهُمْ اِلٰى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُوْرًا ۗوَلَوْ شَاۤءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوْهُ فَذَرْهُمْ وَمَا يَفْتَرُوْنَ

“Dan demikianlah untuk setiap nabi Kami menjadikan musuh yang terdiri dari setan-setan manusia dan jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan yang indah sebagai tipuan. Dan kalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak akan melakukannya, maka biarkanlah mereka bersama apa (kebohongan) yang mereka ada-adakan.” QS. Al-An’am: 112

Pada Ahli Tafsi ‘ada-ya’du-‘aduwwun dalam Al-Qur’an memiliki makna memusuhi, menyimpang dan berpaling. sehingga admin menyimpulkan bahwa makna ‘aduwwullahi adalah:

Secara umum siapa saja yang melanggar aturan Allah entah dari kalangan jin atau manusia maka dia adalah musuh Allah.

Karakteristik ‘Aduwwullahi (Musuh Allah)

Kata ‘aduw selain merepresentasikan sosok setan ulama juga menjelaskan karakteristik ‘aduwwullahi yang ada dalam Al-Qur’an:

Suka membantah dan mengatakan tentang Allah tanpa ilmu

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُّجَادِلُ فِى اللّٰهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَّيَتَّبِعُ كُلَّ شَيْطٰنٍ مَّرِيْدٍۙ

“Dan di antara manusia ada yang berbantahan tentang Allah tanpa ilmu dan hanya mengikuti para setan yang sangat jahat.” QS. Al-Hajj: 3

Suka mengadu domba antar manusia

وَقُلْ لِّعِبَادِيْ يَقُوْلُوا الَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُۗ اِنَّ الشَّيْطٰنَ يَنْزَغُ بَيْنَهُمْۗ اِنَّ الشَّيْطٰنَ كَانَ لِلْاِنْسَانِ عَدُوًّا مُّبِيْنًا

“Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sungguh, setan itu (selalu) menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sungguh, setan adalah musuh yang nyata bagi manusia.” QS. Al-Isra’: 53

Menghambur-hamburkan harta

اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْٓا اِخْوَانَ الشَّيٰطِيْنِ ۗوَكَانَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا

“Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.” QS. Al-Isra’: 27

Sombong

اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُوْرًاۙ

 “Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri,” QS. An-Nisa’: 36

Suka merubah ciptaan Allah

Maksud merubah ciptaan Allah adalah merusak ciptaan-Nya yang sempurna menjadi cacat dengan alasan yang tidak benar. seperti tertuang pada ayat Allah yang berbunyi:

وَّلَاُضِلَّنَّهُمْ وَلَاُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَاٰمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ اٰذَانَ الْاَنْعَامِ وَلَاٰمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللّٰهِ ۚ وَمَنْ يَّتَّخِذِ الشَّيْطٰنَ وَلِيًّا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْرَانًا مُّبِيْنًا

“Dan pasti kusesatkan mereka, dan akan kubangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan kusuruh mereka memotong telinga-telinga binatang ternak, (lalu mereka benar-benar memotongnya), dan akan aku suruh mereka mengubah ciptaan Allah, (lalu mereka benar-benar mengubahnya).” Barangsiapa menjadikan setan sebagai pelindung selain Allah, maka sungguh, dia menderita kerugian yang nyata.” QS. An-Nisa’: 119

Semoga penjelasan admin jelas dan bermanfaat, jangan lupa share kepada yang lain ya!

Tinggalkan komentar