Tujuan Al-Qur’an Diturunkan Di Dunia

Sebagai seorang muslim pasti faham apa itu Al-Qur’an? Pasti jawabannya Kitab suci, sumber hukum islam, wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw dan lain-lain. Jawaban itu tidak salah dan semuanya benar, hanya saja yang ingin admin tanyakan adalah apa tujuan Al-Qur’an diturunkan di dunia oleh Allah?

Tujuan Al-Qur’an Diturunkan Di DuniaJadi seorang muslim kudu bangga dengan kitab sucinya, tapi juga harus tahu apa isi, manfaat dan tujuannya ada di bumi ini.

Jika hanya sekedar suka tanpa alasan anak kecil pun bisa. Oleh karena itu Mengaji Islam ingin berbagi tujuan Al-Qur’an diturunkan di dunia oleh Allah. Sehingga kebaganggaan dan kecintaan kita terhadapnya menimbulkan komitmen menjaga dan mengamalkan isinya.

1. Sebagai pembimbing bagi manusia

Sudah tak asing lagi di telinga umat Islam bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk yang membimbing manusia ke jalan yang lurus. Dengan berpegang teguh pada Al-Qur’an maka manusia akan terarah hidupnya dan tidak tersesat pada pelanggaran yang berujung siksa Allah di neraka. Allah berfirman,

إِنَّ هَٰذَا ٱلْقُرْءَانَ يَهْدِى لِلَّتِى هِىَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ ٱلْمُؤْمِنِينَ ٱلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًۭا كَبِيرًۭا

“Sesungguhnya Al Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang Mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” QS. Al-Isra’: 9

Di pembukaan surat Al-Baqarah juga Allah kalamkan bahwa Al-Qur’an itu kitab yang tidak ada keraguan dan memberi petunjuk.

ذَٰلِكَ ٱلْكِتَٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًۭى لِّلْمُتَّقِينَ

“Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa.” QS. Al-Baqarah: 2

2. Membentuk pribadi muslim yang sempurna

Dalam kitab suci ini tidak ada keraguan dan kebengkokan karena semua bersumber dari Sang Maha Sempurna. Jika manusia menjadikannya sebagai pedoman hidup maka akan berdampak pada kepribadiannya. Menjadi manusia dengan pribadi yang sempurna seperti Nabi Muhammad saw,

وَٱبْتَغِ فِيمَآ ءَاتَىٰكَ ٱللَّهُ ٱلدَّارَ ٱلْءَاخِرَةَ ۖ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ ٱلدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِن كَمَآ أَحْسَنَ ٱللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ ٱلْفَسَادَ فِى ٱلْأَرْضِ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلْمُفْسِدِينَ

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” QS. Al-Qashash: 77

3. Membentuk masyarakat Islam

Kita tahu bahwa agama yang diterima oleh Allah adalah Islam dan diajarkan oleh setiap Nabi dan Rasul-Nya. Ia hanya ridha kepada manusia yang memeluk agama itu.

Diturunkannya Al-Qur’an tiada lain adalah salah satu bentuk rahmat Allah untuk makhluk-Nya. Karena Allah ingin semua anak adam ini memeluk agama-Nya dan mendapat ridha dan surga. Bagi kelompok manusia yang menolak pasti akan menyesal kenapa dulu tidak mau mengambil peringatan dari Al-Qur’an.

وَيَوْمَ يَعَضُّ ٱلظَّالِمُ عَلَىٰ يَدَيْهِ يَقُولُ يَٰلَيْتَنِى ٱتَّخَذْتُ مَعَ ٱلرَّسُولِ سَبِيلًۭا. يَٰوَيْلَتَىٰ لَيْتَنِى لَمْ أَتَّخِذْ فُلَانًا خَلِيلًۭا

“Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang lalim menggigit dua tangannya, seraya berkata: “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan sifulan itu teman akrab (ku).” QS. Al-Furqan: 27-28

4. Menyatukan umat dalam perjuangan

Islam adalah agama yang harus diperjuangkan nilai-nilai dan syariat-syariatnya. Tapi agama ini tidak akan bisa berdiri sempurna bila tidak ditegakkan dengan persatuan umat Islam. Rasulullah saw juga pernah bersabda bahwa “pertolongan Allah bersama kesatuan Muslimin!”. Umat Rasulullah saw wajib bersatu dan menolak program-program penyesatan orang-orang kafir. Allah berfirman,

فَلَا تُطِعِ ٱلْكَٰفِرِينَ وَجَٰهِدْهُم بِهِۦ جِهَادًۭا كَبِيرًۭا

“Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berjihadlah terhadap mereka dengan Al Qur’an dengan jihad yang besar.” QS. Al-Fur’qan: 52

Perjuangan melawan orang kafir harus dilakukan dengan persatuan umat untuk mendapat pertolongan Allah, Kebersamaan orang Islam akan menyebabkan musuh-musuh Allah takut dan lemah.

إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلَّذِينَ يُقَٰتِلُونَ فِى سَبِيلِهِۦ صَفًّۭا كَأَنَّهُم بُنْيَٰنٌۭ مَّرْصُوصٌۭ

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.”

Jika artikel ini bermanfaat jangan lupa untuk share ke sodara dan teman kamu ya!

Like Mengaji Islam!

Tinggalkan komentar