Makna Takwa Dan Manfaatnya Lengkap

Setiap khatib akan selalu mengingatkan para jama’ah untuk meningkatkan dan menjaga ketakwaan. Jika dikalkulasi kita mendengar peringatan takwa minimal 1 minggu sekali, belum lagi ditambah dengan majlis-majlis taklim yang sering diikuti.

Ketika darusan Al-Qur’an berulang kali ketemu dengan kata takwa. Seakan-akan menjadi viral atau masuk trending yang selalu muncul di branda kehidupan kita.

Lebih dari 200 kata takwa disebutkan dalam kitab suci Al-Qur’an, jadi memang tidak asing lagi ditelinga orang Islam.

Yang jadi pertanyaan apakah dengan familiarnya kata ini sudah menjamin kefahaman umat Islam kepada  esesnsi takwa. Jangan-jangan sudah tahu tapi tak faham, famah tapi cuma sebatas terjemahan atau famah tapi tak bisa melakukan.

Supaya kita sama-sama faham makna takwa itu apa dan apa manfaatnya, sahabat wajib membaca artikel ini hingga tuntas insyallah dengan penjelasan singkat ini bisa mengerti dan mempraktekkannya.

Table of Contents

Makna Takwa

Takwa menurut etimologi berasal dari kata وَقَى – يَقِى – وِقَايَةً yang artinya menjaga atau memelihara. Ditinjau dari terminologinya yang umum dipakai oleh ulama adalah menjalani perintah Allah semampunya serta menjahui semua larangan-Nya tanpa terkecuali.

Jadi takwa adalah tugas manusia untuk selalu taat kepada Allah dalam hal apapun, entah dalam kondisi suka atau duka, jika itu printah wajib dilaksanakan dan jika itu adalah larangan harus ditinggalkan.

Wajibkah Takwa itu?

يَاأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ  تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Taqwalah kalian kepada Allah (dengan) sebenar-benar ketaqwaan (kepada) Nya dan jangan sekali-kali (benar-benar) kalian mati kecuali kalian dalam keadaan menyerah (sebagai muslimin).” QS. Ali Imran: 102

Allah mewajibkan bagi orang beriman untuk benar-benar bertakwa kepada-Nya. Abdullah Ibnu Mas’ud ra menjelaskan makna sebenar-benar takwa pada ayat ini yaitu: “bahwa Allah ditaati – tidak didurhakai dan diingat – tidak dilupakan; dan disyukuri – tidak dikufuri.” Dengan makna yang demikian ini, maka setiap orang yang (mengaku) beriman haruslah:

  1. Menjalankan segala perintah Allah, termasuk menegakkan haq dan memberlakukan syari’at-Nya.
  2. Menjauhi segala larangan-Nya.
  3. Senantiasa menyebut dan mengingat Allah, termasuk segala janji dan ancaman-Nya.
  4. Mensyukuri segala nikmat-Nya.

Manusia dituntut bertakwa di manapun dan kapanpun seperti yang disampaikan oleh Rasulullah saw dalam suatu riwayat.

اتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

“Bertakwalah kepada Allah subhanahu wa ta’ala di manapun engkau berada. Iringilah kejelekan itu dengan kebaikan niscaya kebaikan itu akan menghapusnya (kejelekan). Dan pergaulilah manusia dengan pergaulan yang baik.” HR. Tirmidzi

Melihat kewajiban itu sangat berat mungkin manusia akan merasa payah dalam menjalankannya. Maka Allah memberikan keringanan kepada hamba-Nya tidak dituntut melebihi kemampuan sebagaimana yang tertulis dalam QS. At-Taqghobun

فَاتَّقُوْا اللهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَاسْمَعُوْا وَأَطِيْعُوْا وَأَنْفِقُوْا خَيْرًا  ِلأَنْفُسِكُمْط وَمَنْ يُوْقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولئِكَ هُمُ المُفْلِحُوْنَ

“Maka taqwalah kalian kepada Allah sekuat-kuat kalian dan dengarkanlah serta taatlah dan infakkanlah akan kebaikan untuk  diri-diri kalian (sendiri); dan barang siapa yang terjaga akan kekikiran dirinya maka mereka itu adalah orang-orang yang mendapat kejayaan.” QS. At-Taghobun: 16

Perlu difahami lebih dalam lagi bahwa keringanan yang Allah diberikan ini bukan untuk dipermainkan, atau menjadi alasan manusia untuk setengah-setengah dalam bertakwa.

Kesungguhan takwa tetap wajib dan melekat pada orang beriman kapan pun dan di mana pun. Tapi dalam melaksanakan kewajiban-kewajiban syariat kita diberi kelonggaran sesuai kemampuan masing-masing.

Okay berikutnya saya akan paparkan manfaat-manfaat takwa kepada Allah. Karena sesuai judul artikel ini Makna Takwa dan Manfaatnya Lengkap. selamat membaca…

Baca juga: Cara Dahsyat Menguatkan Iman

Manfaat Takwa

Allah itu Maha Bijaksana, setiap peraturan yang ditentukan pasti banyak memberikan kebaikan dan maafaat kepada manusia. Jadi takwa yang diwajibkan bisa dijamin kalau akan berdampak baik untuk orang yang melakukannya. Berikut manfaat takwa yang dijanjikan oleh Allah ta’ala dalam Al-Qur’an:

1. Membentengi dari tipudaya musuh Allah

وَإِن تَصْبِرُوا۟ وَتَتَّقُوا۟ لَا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْـًٔا

“Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikit pun tidak mendatangkan kemudaratan kepadamu.” QS. Ali Imran: 120

2. Menjadi syarat diterimanya amal

ﻗَﺎﻝَ ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻳَﺘَﻘَﺒَّﻞُ ﺍﻟﻠّﻪُ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤُﺘَّﻘِﻴﻦَ

Dia (Habil) berkata, “Sesungguhnya Allah hanya Menerima (amal) dari orang yang bertakwa.” QS. Al-Ma’idah: 27

3. Pembuka pintu pengetahuan

ﻭَﺍﺗَّﻘُﻮﺍْ ﺍﻟﻠّﻪَ ﻭَﻳُﻌَﻠِّﻤُﻜُﻢُ ﺍﻟﻠّﻪُ ﻭَﺍﻟﻠّﻪُ ﺑِﻜُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﻋَﻠِﻴﻢٌ

“Dan bertakwalah kepada Allah, Allah Memberikan pengajaran kepadamu, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” QS. Al-Baqarah: 282

4. Menyelamatkan dari siksa

ﺛُﻢَّ ﻧُﻨَﺠِّﻲ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺍﺗَّﻘَﻮﺍ ﻭَّﻧَﺬَﺭُ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺟِﺜِﻴّﺎ

“Kemudian Kami akan Menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam (neraka) dalam keadaan berlutut.” QS. Maryam: 72

5. Menjadi kekasih Allah

ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟﻠّﻪَ ﻳُﺤِﺐُّ ﺍﻟْﻤُﺘَّﻘِﻴﻦ

“Maka sungguh, Allah Mencintai orang-orang yang bertakwa.” QS. Ali Imran: 76

6. Pemecah masalah dan pembuka pintu rezeki

ﻭَﻣَﻦ ﻳَﺘَّﻖِ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻳَﺠْﻌَﻞ ﻟَّﻪُ ﻣَﺨْﺮَﺟﺎً – ﻭَﻳَﺮْﺯُﻗْﻪُ ﻣِﻦْ ﺣَﻴْﺚُ ﻟَﺎ ﻳَﺤْﺘَﺴِﺐ

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” QS. Ath-Thalaq: 2-3

7. Urusan menjadi mudah

وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مِنْ أَمْرِهِۦ يُسْرًۭا

“Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” QS. Ath-Thalaq: 4

8. Melipat gandakan pahala dan menghapus dosa

وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّـَٔاتِهِۦ وَيُعْظِمْ لَهُۥٓ أَجْرًا

“Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya.” QS. Ath-Thalaq: 5

Tak ada kerugian bagi seorang hamba yang patuh kepada Rabbnya. Keberuntungan dunia dan akhirat akan selalu Allah curahkan kepadanya.

Alasan apalagi yang akan disiapkan hanya demi menjadi budak nafsu yang berujung neraka. Selagi ada waktu, ambil kesempatan sucikan diri dari dosa, bekali dengan takwa, insyallah surga jadi tempat singgahnya.

Semoga artikel Makna Takwa dan Manfaatnya bermanfaat dan jangan lupa share ke teman-teman supaya mereka juga tahu apa yang kamu tahu.

Tinggalkan komentar