Puasa Sunah Arafah Pahala Melimpah

Tepat pada tanggal 9 Dzulhijjah umat muslim yang tidak sedang berhaji dianjurkan oleh Rasulullah saw untuk berpuasa Arafah. Karena ada keutamaan yang besar bagi siapa yang mau melakukannya dan kerugian bagi yang meninggalkan. Admin akan kupas mulai dari pengertian, hukum dan keutamaan puasa sunah Arafah di sini, langsung saja bismillahirrahmanirrahim.

Table of Contents

Pengertian Puasa Arafah

Arafah adalah daerah terbuka dan luas di sebelah timur luar kota Mekkah. Di padang yang luas ini, pada tanggal 9 Dzulhijjah tahun Hijriyah berkumpul lah jutaan umat Islam dari berbagai pelosok dunia untuk melaksanakan ibadah haji, yaitu Wukuf.

Di sana Jemaat haji dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dan do’a karena berapa pada waktu yang tepat untuk bermunajat kepada Allah. Sedangkan bagi umat Islam yang tidak melaksanakan ibadah haji dihasung untuk berpuasa pada tanggal itu supaya juga mendapat kemuliaan seperti para jema’ah haji.

Karena hasungan puasa itu bertepatan di hari wukuf arafah maka puasa tanggal 9 Dzulhijjah dinamakan puasa sunah arafah

Hukum

Hukum puasa sunah arafah adalah sunah muakkadah (sangat dianjurkan) bagi muslim yang tidak melakukan ibadah haji, dikarenakan pahalanya yang begitu luar biasa.

Sedangkan bagi yang sedang berhaji tidak disunahkan untuk berpuasa menurut kebanyakan ulama termasuk madzhab Syafi’i, bahkan madzhab Hambali dan Maliki berpendapat makruh bila puasa itu menyebabkan fisik menjadi lemas. Pendapat ini dikuatkan dengan dalil.

عَنْ أُمِّ الْفَضْلِ بِنْتِ الْحَارِثِ أَنَّ نَاسًا تَمَارَوْا عِنْدَهَا يَوْمَ عَرَفَةَ فِي صَوْمِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ بَعْضُهُمْ هُوَ صَائِمٌ وَقَالَ بَعْضُهُمْ لَيْسَ بِصَائِمٍ فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ بِقَدَحِ لَبَنٍ وَهُوَ وَاقِفٌ عَلَى بَعِيرِهِ فَشَرِبَهُ

“Dari Ummul Fadhl binti Al Harits, bahwa orang-orang berbantahan di dekatnya pada hari Arafah tentang puasa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebagian mereka mengatakan, ‘Beliau berpuasa.’ Sebagian lainnya mengatakan, ‘Beliau tidak berpuasa.’ Maka Ummul Fadhl mengirimkan semangkok susu kepada beliau, ketika beliau sedang berhenti di atas unta beliau, maka beliau meminumnya.” HR. Bukhari dan Muslim

Pada hadits lain yang juga menjelaskan bahwa Rasul saw tidak berpuasa ketika wukuf di Arafah dan disaksikan oleh banyak orang.

عَنْ مَيْمُونَةَ – رضى الله عنها – أَنَّ النَّاسَ شَكُّوا فِى صِيَامِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – يَوْمَ عَرَفَةَ ، فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ بِحِلاَبٍ وَهْوَ وَاقِفٌ فِى الْمَوْقِفِ ، فَشَرِبَ مِنْهُ ، وَالنَّاسُ يَنْظُرُونَ

“Dari Maimunah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa orang-orang saling berdebat apakah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa pada hari Arafah. Lalu Maimunah mengirimkan pada beliau satu wadah (berisi susu) dan beliau dalam keadaan berdiri (wukuf), lantas beliau minum dan orang-orang pun menyaksikannya.” HR. Bukhari dan Muslim

Rasulullah saw menghasung muslimin yang tidak sedang haji untuk melakukan puasa Arafah, karena ada keutamaan besar yang akan diperoleh, dan kesempatan ini hanya datang 1 kali dalam setahun. Sedangkan bagi yang berwukuf di Arafah disunahkan tidak berpuasa untuk menjaga stamina dan bisa melanjutkan manasik hajinya. Wallahu A’lam

Keutamaan

Diriwayatkan Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

“Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” HR. Muslim

Masyaallah hanya dengan puasa Arafah 1 hari saja Allah ampuni dosa 1 tahun yang lalu dan yang akan datang. Maka sahabat jangan sampai kita terlewat untuk melakukan sunah ini, niatkan sejak sekarang karena niat seorang muslim akan bernilai pahala walau belum melakukannya. Pepatah bilang kesempatan tak datang untuk ke dua kalinya. Tanggal 9 Dzulhijjah tidak datang tiap hari, kita tidak tahu apakah masih memiliki kesempatan untuk bertemu di tahun depan?

Berbicara tentang penghapusan dosa, ada beberapa pendapat ulama. Imam Nawawi mengatakan dalam kitabnya Syarah Shahih Muslim bahwa yang dihapus adalah dosa-dosa kecil. Yang lain seperti Imam Ibnu Taimiyah berpadangan puasa Arafah menghapus semua dosa besar atau kecil, karena lafadz menunjukan umum bukan spesifik. Wallahu A’lam

Semoga catatan kecil ini difahami dan dapat memberi manfaat kepada antum semua. Semoga kita diberi kesempatan dan kekuatan untuk menjalankan puasa sunah yang istimewa ini. Bila artikel ini bagus dan bermanfaat, alangkah baiknya bisa disebar kepada keluarga, sodara dan teman-teman. Sehingga ilmu ini bisa tersampaikan dan dipraktikkan oleh banyak orang.

Tinggalkan komentar